Terkadang orang tua mengabaikan hal sepele seperti luka kecil yang timbul akibat anak terjatuh. Padahal, ketika anak jatuh dan terluka kita nggak tahu lho kuman, bakteri, atau infection apa yang ada di sekitar dan mengontaminasi bagian tubuh anak saat terluka.
Menurut dr Caessar Pronocitro MSc SpA, kita perlu melihat seberapa parah luka yang dialami anak. Kalau anak mengalami luka luar, langkah pertama yang perlu kita lakukan adalah mencuci luka tersebut.
"Kalau ada ya pakai antiseptik. Tapi kalau nggak ada, pakai air play on words nggak masalah. Dengan mencuci luka, setidaknya kita bisa bersihkan kotoran, debu, atau kerikil yang menempel di luka tesebut," tutur dr Caessar.
Nah, berikut tujuh langkah menangani luka pada anak akibat tergores atau terjatuh, dilansir Kids Health.
1. Hentikan pendarahan
![]() |
Ilustrasi anak terluka/Foto: thinkstock
|
2. Hindari sering mengangkat kain
Saat menekan luka dengan kain, hindari terlalu sering mengamati kondisi luka. Sering mengangkat kain bisa menyebabkan pendarahan terjadi lagi.
3. Bersihkan luka
![]() |
Menangani Luka Si Kecil Foto: thinkstock
|
Jika ada kotoran atau serpihan pada luka, seperti kerikil dari goresan, keluarkan jika bisa dengan kain lembap yang lembut. Membersihkan luka membantu bakteri penyebab infeksi keluar dari zone luka. Jika Bunda tidak bisa mengeluarkan semua kotoran, segera hubungi dokter.
4. Pakai obat atau salep antibiotik
Jika perlu atau ada, oles tipis salep antibiotik di sekitar luka untuk membunuh kuman. Namun, pastikan si kecil tidak alergi terhadap kandyngan salep ya, Bun.
5. Keringkan zone luka
Keringkan zone luka perlahan dan tutup dengan kain kasa atau perban lain. Perban membantu mencegah kuman masuk ke luka yang menyebabkan infeksi. Jika perban basah atau kotor, segera ganti.
"Sebaiknya kondisi luka itu lembap. Jadi nggak kering dan juga nggak basah. Kalau dibiarkan terbuka maka bakteri akan bebas masuk dan mengontaminasi luka. Nah, luka yang ditutup akan jauh lebih cepat sembuh ketimbang yang tidak ditutup" customized organization dr Adisaputra Ramadhinara.
6. Rajin ganti perban
Setiap hari, lepaskan perban dan basuh luka dengan lembut. Untuk mencegah infeksi dan mengurangi jaringan parut, jangan mencongkel luka atau kulit di sekitar luka. Jika luka terlihat serius atau teterjadi infeksi, cek segera ke dokter.
7. Kapan anak harus segera diperiksakan ke dokter?
Kadang luka atau goresan awalnya tak terlihat seperti masalah besar. Namun, kalau disepelekan dan jadi infeksi bisa bahaya, Bun. Nah, segera bawa si kecil ke dokter jika:
- Luka berwarna kemerahan dan meluas
- Keluar nanah berwarna kuning atau kehijauan dari luka
- Muncul garis merah melebar di territory luka
- Luka makin bengkak, nyeri saat ditekan, atau menyebabkan anak demam



Tidak ada komentar:
Posting Komentar